jump to navigation

17 Mei 2008 Juni 8, 2008

Posted by pemudagkkk in Uncategorized.
trackback

SUKSES DI MATA TUHAN

by: Ev. Welly

Ev. Welly memandang kesuksesan dengan pendekatan yang dimulai dari akhir. Apa itu maksudnya? Mari kita membahasnya lebih lanjut…

Matius 24:37-44

Perikop ini berbicara mengenai kedatangan Anak Manusia kelak. (BACA ALKITABNYA!!!) Dan dalam perikop ini diceritakan bagaimana kalau ada dua orang yang sedang bekerja namun hanya seorang yang akan dibawa, sementara yang lain akan ditinggalkan.

FAKTA 1 (@ ur market place): Dua orang bisa sama-sama sibuk, namun hanya satu yang akan dibawa.

Matius 24:45-51

Perikop ini berbicara mengenai hamba yang diberi kepercayaan oleh tuannya untuk mengurus orang-orangnnya selama tuan itu pergi. Berbahagialah hamba yang setia dan bijaksana yang didapati tuannya melakukan tugas itu ketika tuannya itu pulang. Namun apabila hamba itu jahat – tidak melakukan tugasnya dengan baik, pada waktu yang tidak disangkanya, tuannya akan kembali dan akan menghukum hamba yang jahat itu.

FAKTA 2 (@ ur church): hubungan kita dengan Allah seperti seorang hamba dan tuan. Sebagian hamba yang baik, akan diangkat naik, sebagian lagi yang tidak berlaku benar akan ditinggalkan.

Matius 25:1-13

Perikop ini berisi perumpamaan tentang 5 Gadis Bodoh dan 5 Gadis Bijaksana

Kesepuluh gadis ini sama-sama menanti, sama-sama kecapekan, dan sama-sama membawa pelita.Yang membedakan mereka hanyalah persediaan minyak yang mereka bawa.

Hal yang menarik dalam perumpamaan ini dalah penggunaan “gadis” sebagai tokohnya. Gadis atau perempuan umumnya memiliki kecenderungan lebih teliti, lebih pandai berhitung (dibanding laki-laki).

Persediaan minyak menggambarkan perhitungan yang mereka lakukan. Gadis yang tidak membawa persediaan minyak menandakan diri mereka yang perhitungan/ tidak mau memberikan lebih. Hal ini sama halnya dengan beberapa orang diantara kita sekarang ini yang memberikan persepuluhan atau melakukan pelayanan karena ingin mendapatkan berkat dari Tuhan, jodoh misalnya. Apabila kita memiliki sikap seperti ini, kita mesti bertanya pada diri kita, “Apakah kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan? Ataukah sesungguhnya sikap hati kita ini hanyalah ingin memanfaatkan Tuhan? Siapa/ apa yang menguasai hati kita?”

FAKTA 3 (in ur heart): Tuhan mencari orang yang radikal bagiNya, orang yang tidak hitung-hitungan.

Matius 25:14-30

Perikop ini berisi perumpamaan mengenai talenta; seseorang yang hendak pergi ke luar negeri, dan mempercayakan hartanya kepada 3 orang hambanya. Masing-masing diberikan bagian menurut kesanggupannya. Jadi pembagiannya tidak sama rata, namun sesuai dengan kehendak sang pemilik harta. Hamba yang pertama dan kedua berhasil mengembangkan talenta yang dipercayakan kepada mereka. Berbeda halnya dengan hamba ketiga yang justru mengubur talenta yang dipercayakan kepadanya. Ketika sang tuan kembali, hamba pertama dan kedua mendapatkan reward yang sama atas usaha mereka, walaupun secara “jumlah” mereka menghasilkan jumlah yang berbeda. Sementara hamba yang ketiga, hamba yang jahat dan malas, yang mengenal tuannya tapi tidak berlaku sebagaimana yang semestinya, dihukum.

FAKTA 4 (@ ur attitude and gratitude): Tuhan mau sikap hati yang tahu bagaimana kasih karunia Tuhan, yaitu tidak hanya menyimpan talenta yang dipercayakan namun juga mengembangkannya.

Matius 25:31-46

Perikop ini bercerita mengenai pemisahan antara kambing dan domba saat Anak Manusia datang. Saat itu domba akan menerima Kerajaan yang telah disediakan bagi mereka, sementara kambing akan dienyahkan ke tempat siksaan yang kekal.

Pembeda antara kambing dan domba ini terletak dalam bagaimana mereka melaksanakan hukum yang terutama, yaitu mengasihi Allah dan mengasihi manusia. Seseorang yang mengasihi Allah, akan mengasihi juga manusia ciptaanNya.

Domba adalah mereka yang hidupnya tidak dibatasi oleh pelayanan tertentu. Karena pelayanan yang sesungguhnya adalah “yang tidak terlihat”, misalnya di rumah, keluarga, di lingkungan sekitar.

FAKTA 5 (@ ur whole life): Orang yang sungguh mengasihi Tuhan tidak hitung-hitungan dalam melayani.

Fakta-fakta tersebut bisa dirangkum menjadi:

They are living and working at the same place

They are growing and serving at the same church

They are waiting for the same Lord and King

They have the same responsibility according their ability

They life a same live

BUT…

Some will endure the eternal failure

And the rest will endure the eternal success

Where will you endure forever?

Tuhan mau kita memiliki sikap hati yang spontan, yang memuji Tuhan, itu adalah sukses.

Kesuksesan di mata Tuhan bukan seperti yang dunia gambarkan yaitu dengan pencapaian-pencapaian. Namun yang sesuai dengan perkataan Tuhan yaitu kita sungguh-sungguh menerima kasih karunia Tuhan dan mempertanggungjawabkannya untuk kemuliaan Tuhan. Amin.

©ine ‘08

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: