jump to navigation

29 Maret 2008 April 7, 2008

Posted by pemudagkkk in Uncategorized.
trackback

Kemenangan atas Dosa (Apresiasi Film)

by: KTL

Dalam persekutuan terakhir di bulan Maret 2008 ini kita menonton salah satu episode Solusi yang tayang di SCTV tiap Senin pk 23.30.Episode ini mengangkat dua kisah, yang pertama tentang keluarga Handoko yang kehilangan anak perempuannya karena dibunuh oleh pacarnya. Dikisahkan bagaimana proses keluarga ini akhirnya berhasil mengampuni pembunuh anaknya. Kisah kedua bercerita tentang Jojo dari Filipina yang karena penyiksaan ayahnya lari dari rumah dan menjadi penjahat. Sampai akhirnya dia ’ditangkap’ oleh Tuhan dan mengampuni ayahnya.

Dalam suratnya kepada jemaat Korintus, Paulus memperingatkan mereka akan lima dosa, yaitu (1 Korintus 10:6-10):

  • menginginkan hal-hal yang jahat: pemuasan diri sendiri dengan mengorbankan orang lain. Contohnya saat kita tidak taat aturan dalam mengendarai motor. Kita ingin sampai ke tempat tujuan secepat-cepatnya dan mengabaikan keselamatan serta kenyamanan orang lain.
  • menyembah berhala: memiliki sistem nilai di pikiran yang menentukan sesuatu lebih berharga dari Tuhan. Contohnya adalah seorang yang workaholic sampai melupakan waktu beribadah kepada Tuhan.
  • mencobai Tuhan: meminta Tuhan melakukan sesuatu di luar rencanaNya
  • bersungut-sungut: menempatkan diri di luar kedaulatan Allah
  • percabulan. Ingat, dosa percabulan juga bisa dilakukan di dalam pikiran!

Ketika kita mau berubah, hidup sesuai kehendak Tuhan maka kita harus:

  • bertobat mengakui dosa-dosa kita
  • memohon dan menerima pengampunan dari Tuhan Yesus
  • melepaskan pengampunan terhadap sesama
  • terus berjuang untuk melakukan pembaharuan budi, lepas dari belenggu dosa

Setelah kita bertobat, ada dosa yang dengan begitu mudahnya kita lepaskan. Namun mungkin ada dosa-dosa yang sulit dilepaskan dan terus membelenggu hidup kita. Hal ini bisa disebabkan karena kita belum memberikan pengampunan atas orang lain. Ketiadaan pengampunan juga membuat doa-doa kita tidak dijawab oleh Tuhan.

Dari kisah keluarga Handoko kita melihat bahwa ketiadaan pengampunan yang awalnya terjadi membuat keluarga ini menjadi kacau karena mereka menjadi mudah marah dan saling menyakiti. Dalam kisah Jojo kita juga melihat bahwa tindakan melepaskan pengampunan terhadap ayahnya memberikan ’kesempurnaan’ dalam imannya.

Melalui pengampunan, kita belajar memahami kasih Allah kepada manusia. Rasa sakit yang kita alami akibat perbuatan orang lain, hampir sama halnya dengan rasa sakit yang Allah alami karena dosa dan pelanggaran kita, manusia. Betapa seringnya kita menyakiti Allah, namun Allah memilih mengampuni kita melalui pengorbanan diriNya sendiri di atas kayu salib. Siapakah kita sehingga kita tidak mau mengampuni sesama kita? (Baca ringkasan khotbah ko Rony dua minggu yang lalu mengenai pengampunan!)

Mari kita memeriksa hati kita, masih adakah goresan luka yang belum disembuhkan? Kita menolak mengobati luka itu ketika kita memutuskan menggenggam erat pengampunan bagi orang yang sudah membuat luka itu. Luka yang dibiarkan tanpa obat dapat menjadi radang yang menimbulkan sakit yang luar biasa. Dan bisa jadi luka itulah sumber masalah mengapa kita berulangkali jatuh-bangun dalam dosa yang sama.

Selama kita hidup, kita akan terus berjuang untuk melawan dosa. Oleh karena itu kita harus tahu kapan dosa itu paling mudah menggoda. Mungkin saja di saat kita frustrasi, stress, marah atau mungkin saat kita capek secara fisik dan rohani, mungkin juga karena lingkungan. Kenali saat-saat rawan ini dan terus berjuang untuk melawan dosa yang mencari celah untuk masuk. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah membuat suatu komitmen hal yang praktis, terukur dan aplikatif untuk melawan belenggu dosa. Misalnya membatasi diri untuk hanya menonton televisi selama dua jam untuk lepas dari kecanduan menonton televisi.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: