jump to navigation

09 Februari 2008 Februari 11, 2008

Posted by pemudagkkk in HUBUNGAN.
add a comment

SEKS, KEBOHONGAN DAN PELARIAN

By: Pak Didik Bintoro Cahyo (PERKANTAS)

Perbedaan kelamin (seks) memang diciptakan dan direncakan oleh Allah. Kejadian 1:27 berkata Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Jadi sebenarnya hubungan pria-wanita, kemampuan kita mengasihi itu berasal dari Allah. Alkitab meminta kita menghargai seksualitas karena kehidupan rohani dan seksualitas itu bekerja sama dalam keselarasan kehidupan dalam kerajaan Allah.

Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

(Matius 5:28-30)

Berbeda dengan orang Farisi, Tuhan Yesus melihat seks tidak hanya di permukaan, ia melihat lebih dalam lagi. BagiNya “menginginkan” = berzinah di dalam hati. Tuhan juga sangat menghargai pernikahan, Karena itu apa yang telah dipersatukan Allah tidak boleh diceraikan manusia (Matius 19:6)

SEKS DALAM PANDANGAN ALLAH VS DUNIA

  • Persetubuhan (seks) menciptakan ikatan daging yang misterius dan unik, Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. (Kejadian 2:24)
  • Persetubuhan merupakan tindakan yang menyentuh ke dalam roh, menyatukan hidup. Persetubuhan yang tidak bertujuan menyatukan hidup akan melukai roh dan batin.

  • Dosa menyelewengkan seks. Seks diumbar secara murahan. Pornografi… Tayangan yang arahnya ke pornografi…
  • Sesungguhnya pornografi tidak cukup menekankan seksualitas. Karena pornografi meniadakan hubungan dan hanya menekankan pada alat kelamin.
  • Rancangan Allah mengenai seks: Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu (Kejadian 2:25)

“Tidak merasa malu” = keutuhan

  • Kejatuhan manusia dalam dosa menodai birahi à hawa nafsu seksual.

- hawa nafsu seksual adalah birahi yang lepas

- merupakan penyelewengan seksual

- seseorang hidup dalam pikiran seksual (khayalan) itu terus menerus

- hawa nafsu seksual merupakan persetubuhan mental

- dan parahnya… MENIKAH TIDAK MENYELESAIKAN HAWA NAFSU SEKSUAL.

3 masalah utama manusia biasanya adalah: SEKS, KUASA DAN HARTA

Pornografi membuat seks menjadi tidak menarik:

  • seksualitas dikebiri
  • praktek merendahkan manusia
  • sebuah dunia mimpi yang memperdaya dan menipu

SEKS

  1. Secara medis artinya persentuhan dengan alat kelamin, baik tangan dengan alat kelamin, mulut dengan alat kelamin atau alat kelamin dengan alat kelamin.
  2. Seks merupakan ekspresi fisik diatas komitmen dan ketergantungan. Seks sesungungguhnya telah dimulai sebelum di kamar tidur, melalui pelukan, tatapan mata, dan pegangan tangan sang suami terhadap sang istri dan sebaliknya.
  3. Batasan: tidak boleh menyentuh apapun yang tertutup rapat
  4. Tiap orang punya kelemahan tetapi kelemahan laki-laki dalam seks lebih parah
  5. Seks tidak terjadi begitu saja. Bahkan di dalam dunia peternakan pun. “Kecelakaan” adalah kemustahilan karena ada proses yang mengikuti sebelum seks itu terjadi.
  6. Seks tidak membutuhkan talenta. Itu adalah naruni.
  7. Laki-laki sejati adalah laki-laki yang berintegritas, hormat pada cewek. Jadi tidak perlu melakukan pembuktian laki-laki sejati dengan dengan melakukan seks sebelum ada komitmen pernikahan.

Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. (1 Korintus 6:18)

à Dosa seks lebih dalam dibandingkan dosa-dosa yang lain

Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, supaya kamu masing-masing mengambil seorang perempuan menjadi isterimu sendiri dan hidup di dalam pengudusan dan penghormatan, bukan di dalam keinginan hawa nafsu, seperti yang dibuat oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah, dan supaya dalam hal-hal ini orang jangan memperlakukan saudaranya dengan tidak baik atau memperdayakannya. Karena Tuhan adalah pembalas dari semuanya ini, seperti yang telah kami katakan dan tegaskan dahulu kepadamu. Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus. Karena itu siapa yang menolak ini bukanlah menolak manusia, melainkan menolak Allah yang telah memberikan juga Roh-Nya yang kudus kepada kamu. (1 Tesalonika 4:3-8)

à Bersikap radikal supaya kita bebas dari dosa seksual. Hidup kudus, jauhi setiap hal yang mungkin mendorong kita jatuh dalam dosa. Hindari proses kejatuhan dalam dosa seksual. Misalnya: kalau kita lemah lihat gambar cewek seksi, jangan buka-buka majalah yang isinya gambar begituan, kalau kita lemah nonton film romantis, jadi suka mengkhayal yang ‘iya-iya’, ya jangan menonton film yang romantis. Karena pikiran kita adalah organ seks yang paling penting. Apa yang masuk itulah yang akan keluar. Berhati-hatilah!

Dalam berpacaran, untuk menjaga kekudusan, PEREMPUAN harus menarik garis batas dan LAKI-LAKI menajaga garis batas tersebut. Wasitnya adalah perempuan karena gairah seks perempuan lebih tidak meledak-ledak, lebih pelan naiknya. Karena itu akibat dosa seksual paling besar pun biasanya dialami oleh perempuan.

KELEMAHAN laki-laki adalah di matanya, sementara WANITA lemah di telinga dan sentuhan. Waspadai titik lemah ini dan jangan beri kesempatan iblis untuk bekerja!

Carilah pasangan yang takut akan Tuhan. Kebahagiaan lebih terjamin!

Menjaga kekudusan = sukacita lebih besar!

Masturbasi = pelarian

Khayalan seks datang itu wajar, tapi… jangan dipelihara. Tolak itu, dan hidup kudus di hadapan Tuhan

Recommended book: Apa yang salah dengan Seks? (Penerbit: Gloria)

02 Februari 2008 Februari 11, 2008

Posted by pemudagkkk in HUBUNGAN.
add a comment

MENJALIN HUBUNGAN YANG TULUS DENGAN ALLAH

by: Ev. KTL

Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.

(Efesus 3:16-19)

Seringkali dalam hubungan kita dengan Allah kita bertanya “mengapa” kita menghadapi masalah ini dan itu, kita mulai hitung-hitungan dengan Allah. Yang menjadi pertanyaan, sebenarnya yang kita cari itu Tuhan atau berkat-berkatNya? Allah seperti apa yang kita kenal selama ini?

Langkah-langkah untuk menjalin hubungan yang tulus dengan Allah:

  1. SADARI

Persepsi yang salah tentang Allah:

    • Allah menjadi wasit (yang mengawasi kita terus menerus)

à akibat: menjadi orang Kristen yang perfeksionis, takut gagal

    • Allah yang seperti kakek terhadap cucu (alat mencari pembelaan/ pembenaran)

à akibat mencari pembenaran terhadap dosa, “Ah yang penting orang lain khan nggak tahu dosa yang aku lakukan. Tuhan khan pengampun, pasti aku diampuni.”

    • Allah ilmuwan (Allah= pencipta alam semesta.)

à akibat: tidak merasa Allah bekerja dalam hidup sehari-hari

    • Allah penjaga/ pengawal

à akibat: menyalahkan Allah ketika terjadi sesuatu

  1. YAKINI

Allah itu kasih (= memelihara kehidupan kita) dan adil (= mendisiplin kehidupan kita yang tidak benar)

  1. BELAJAR

untuk hidup tulus di hadapan Allah. Tidak melihat untung-rugi. Tulus!

Yohanes 15 (Pokok Anggur yang Benar)

Tidak seperti pohon, manusia tuh bisa munafik. Oleh karena itu:

    • Akui keraguan kita kepada Allah
    • Koreksi diri. Bagian mana di dalam kehidupan kita yang bermasalah
    • Belajar dan lakukan Firman Tuhan

Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita,

jadi kita juga dimampukan untuk mengasihiNya dan orang lain.

© ine ‘08

26 Januari 2008 Februari 11, 2008

Posted by pemudagkkk in KOMITMEN.
add a comment

Persekutuan Sabtu, 26 Januari 2008 seharusnya membicarakan tentang KOMITMEN DALAM BEKERJA yang dibawakan oleh Ev. Betty Tjiptalestari. Namun karena hujan badai mengguyur kota Jogja, terpaksa tema ini di drop dan pembicara pun dibatalkan. Akhirnya persekutuan kali ini diisi dengan puji-pujian, dan doa bersama, khususnya untuk pelayanan di gereja dan doa untuk ShiMu yang sedang sakit.

Walaupun tidak ada firman Tuhan tentang bekerja, dari persekutuan ini saya disadarkan bahwa bekerja apapun baik di lingkungan pelayanan (mis: gereja) atau di dunia sekuler kalau kita melakukannya untuk Tuhan itu adalah pelayanan. Tapi kalau motivasi bekerja hanya untuk diri sendiri, misalnya untuk urusan perut, yah, walaupun kerja di gereja (yang katanya pelayanan), ya sebenarnya bukan pelayanan di mata Tuhan.

Para penatalayan dalam persekutuan pemuda Sabtu ini diuji apakah mereka sungguh-sungguh bekerja melayani Tuhan atau diri sendiri. Dengan jumlah jemaat yang sedikit, dengan acara yang tidak sesuai dengan rencana, dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung, apakah mereka masih bersemangat melayani? Hanya mereka dan Tuhan yang tahu… J

© ine ‘08

19 Januari 2008 Februari 11, 2008

Posted by pemudagkkk in KOMITMEN.
add a comment

KOMITMEN DALAM KELUARGA

by: Pdt. Welly Hendrik, S. Th., MA

Saat ini beberapa dari keluarga Kristen mengalami kemunduran nilai-nilai sosial, budaya, etika dan moral. Hal ini terbukti dengan meningkatnya kenakalan remaja, ‘perseteruan’ anak dan orang tua, pergaulan bebas, penggunaan obat-obat terlarang, aborsi, perkawinan campur, dsbnya.

Melalui pertemuan ini (persekutuan pemuda), diharapkan nantinya pemuda dapat memberikan kontribusi nyata dalam keluarganya masing-masing. Yaitu dengan menciptakan suatu terobosan pembaharuan komitmen dalam keluarganya.

Komitmen dalam keluarga dapat dilakukan dengan membuat terobosan dalam pembaharuan sebagai berikut:

  1. Pembaharuan hubungan vertikal dengan Tuhan dalam keluarga (Yoh 14:21; 15:5b)
    • Ini adalah hal yang penting sekali.
    • Dapat dilakukan antara lain dengan persekutuan/ ibadah keluarga (family alter): renungan keluarga, doa bersama, renungan pribadi, dsbnya. Pemulihan luka-luka batin dan pelayanan pelepasan, mis: suami, istri atau anak yang merasa pernah ditolak dalam keluarga atu tidak diterima. Harus ada pelepasan yang nyata agar terhapus dari semua masalah dan pergumulan yang menjadi luka batin.
    • Pentingnya ibadah raya (Ibrani 10:25)
  2. Pembaharuan hubungan horizontal dalam keluarga (Yoh 13:34,35)
    • Perlu ada pemberesan satu sama lain.
    • SALING mengampuni, terbuka, menghormati, mendahului dalam memberi hormat, menghargai status SATU SAMA LAIN
    • Belajar untuk bisa melupakan semua persoalan masa lalu
  3. Pembaharuan hubungan kasih dalam keluarga (Yoh 15: 9,10)
    • SALING memperhatikan, menolong, menasihati, memberi, membela, mengasihi dengan kasih agape, membantu, memaafkan, memperhatikan, menutup kekurangan/ kelemahan, menghormati.
  4. Pembaharuan tanggung jawab dalam keluarga (Yoh 15:16)
    • TANGGUNG JAWAB rohani, sosial, ekonomi, moral, edukasi, kebutuhan-kebutuhan mendasar (mis: disayang, dilindungi, didisiplin), kedisiplinan sesuai Firman Tuhan.

PS: Dalam persekutuan ini, Pdt Welly membagikan selembar kertas yang berisi poin-poin penting dalam khotbahnya. Teman-teman yang ingin mendapatkan kertas tersebut bisa menghubungi pengurus. J

© ine ‘08

12 Januari 2008 Februari 11, 2008

Posted by pemudagkkk in KOMITMEN.
add a comment

KOMITMEN DALAM STUDI

by: Pdt. Obed

Definisi belajar menurut Alkitab:

  1. manthano (bahasa Yunani):

- to increase one’s knowledge, to learn by inquiry or observation (Mat 9:13)

- to learn by use and practice (Fil 4:11, 1 Tim 5:4)

  1. ginosko: to know by observation and experience (Mar 15:45-46
  1. akribo: to learn carefully (Matius 2:7)
  2. muea: to initiate into mysteries (secret) (Filipi 4:12)

Sebab itu sejak waktu kami mendengarnya, kami tiada berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna, sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal, dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,

(Kolose 1:9-10)

Kata Alkitab tentang belajar:

Ø menerima segala hikmat dan pengertian

hikmat/ sophia

meaning : skill, wisdom

usage : cleverness, learning, wisdom

Ø layak dihadapanNya (walk in a manner worthy of the world)

peripateo

meaning : to walk

usage : behave, conduct ourselves, conduct yourselves, leading… life, leads… life

Ø memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik

karpophoreo

meaning : to bear fruit

usage : bear fruit

Ø bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah

auxano

meaning : to make to grow, to grow

usage : causes the growth, causing the growth, full grown, grew, grow, growing, grows, increase, increased, increasing, spreading

KOMPONEN BELAJAR

  1. Adanya transformasi. Transformasi (perubahan) adalah indicator bahwa kita sudah belajar.

Kalau kita sudah belajar tapi kitanya tidak berubah, berarti apa yang kita pelajari hanya berhenti sampai pada tahap pengetahuan. “Oow… gitu tho caranya masak”, “Oow… gitu tho komunikasi yang efektif”, cuman berhenti sampai di “ooow…” aja.

  1. Belajar adalah proses. Belajar menjadi gaya hidup yang kita lakukan di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, dengan cara apa saja.

Tidak terbatas hanya di sekolah saja….

  1. Belajar adalah respon kehidupan pribadi. Perlu mengenal diri sendiri dan memahami karakter pribadi.

Maksudnya kita harus paham tipe kita belajar itu bagaimana, ada yang bisa sambil mendengarkan musik, ada yang harus suasana kuburan (sepi maksudnya), ada yang belajar dengan melihat, ada yang harus dengan praktek dan lain-lain. Pahami diri sendiri karena tiap kita adalah unik. J

© ine ‘08

05 Januari 2008 Februari 11, 2008

Posted by pemudagkkk in KOMITMEN.
add a comment

KOMITMEN DALAM DISIPLIN ROHANI

by: Ev. Andi Setiawan Koo (Koo Tjie Liang/ KTL)

Dalam persekutuan kali ini KTL menyampaikan firman Tuhan dari Yohanes 15:1-5, yaitu mengenai pokok anggur yang benar. Setelah menjabarkan kebenaran firman Tuhan, pemuda dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil untuk saling sharing dan menuliskan target dan komitmen mereka dalam hal disiplin rohani di tahun 2008 ini. Sebelumnya KTL mengingatkan bahwa target adalah sesuatu yang mau kita kejar dan bisa diukur.

Apa target dan komitmenmu dalam disiplin rohani di tahun 2008 ini?

Sebuah artikel mengenai disiplin rohani…

LATIHAN VS MENCOBA

Kebenaran tentang Disiplin Rohani

Bayangkan sekelompok orang datang ke rumah Anda, mengganggu rutinitas Anda menyaksikan televisi sambil makan keripik, dan membawa pesan penting: “Berita bagus! Kami dari Komite Olimpiade. Kami mencari orang untuk berlari dalam marathon untuk Olimpiade mendatang. Kami memiliki statistik setiap orang di seluruh negeri dalam komputer. Kami sudah memeriksa data setiap orang- kinerja mereka dalam tes kebugaran di sekolah, bentuk tubuh, struktur tulang, sampai persentase lemak tubuh. Kami telah menentukan Anda adalah orang paling tepat di negara ini yang berkesempatan membawa pulang medali emas dalam marathon. Jadi Anda masuk ke dalam tim. Anda akan berlari dalam perlombaan itu. Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup.”

Anda pasti tercengang karena jarak terjauh yang pernah Anda tempuh dengan berlari adalah dari sofa ke lemari es. Tapi setelah rasa terkejut pertama lewat, Anda tiba-tiba menyadari apa yang terjadi dalam hidup Anda. Anda membayangkan bergabung dengan atlet-atlet top dari seluruh dunia. Anda membiarkan diri Anda percaya bahwa mungkin Anda memang memiliki kemampuan itu. Pada malam hari Anda bermimpi berdiri di podium setelah perlombaan dan mendengarkan lagu kebangsaan, melihat bendera dinaikkan, dan Anda membungkuk untuk menerima medali emas.

Anda mulai merasa betapa pentingnya ini. Tubuh Anda yang akan mengenakan seragam atlet itu, dengan jutaan orang menyaksikan lewat televisi. Tapi ada yang lebih kuat dari tekanan orang lain. Ada semangat dari dalam hati yang mengatakan, “Ini adalah perlombaan yang diciptakan untuk saya ikuti. Ini adalah takdir saya. Inilah alasan mengapa saya dilahirkan. Ini kesempatan saya!”

Perlombaan ini menjadi hasrat terbesar bagi hidup Anda. Mendominasi pikiran Anda. Siang dan malam untuk berlari dengan baik dalam perlombaan -dan menang jika bisa- menjadi pusat perhatian eksistensi Anda. Itu yang membuat Anda bangun pada pagi hari. Untuk itu Anda hidup. Kesempatan sekali seumur hidup.

Lalu Anda tersadar. Sekarang Anda tidak mungkin berlari dalam marathon. Lebih tepat lagi, Anda tetap tidak bisa berlari dalam marathon walaupun dengan berusaha sekuat tenaga. Sekedar berusaha keras tidak akan berarti banyak. Kalau Anda serius untuk meraih kesempatan sekali seumur hidup ini, Anda harus masuk dalam kehidupan latihan. Anda harus mengatur hidup Anda agar bisa menjalani latihan-latihan tertentu yang memungkinkan Anda melakukan apa yang tidak bisa Anda lakukan sekarang hanya dengan kekuatan kemauan. Untuk berlari dalam marathon, Anda harus berlatih, bukan cuma berusaha.

Kebutuhan latihan ini bukan hanya untuk olahraga. Latihan dibutuhkan bagi orang yang ingin memainkan alat musik, belajar bahasa asing, atau menjalankan bisnis. Bahkan latihan dibutuhkan untuk tiap tantangan berarti dalam hidup -termasuk pertumbuhan rohani.

(Diambil dari The Life You’ve Always Wanted)

PS: Buku ini adalah recommended book untuk teman-teman yang rindu memiliki kehidupan rohani yang hidup!!!

© ine